Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Tahapan Menulis Karya Ilmiah Yang Benar

Karya ilmiah adalah salah satu karya tulisan yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain yang membacanya. Menulis karya ilmiah merupakan kegiatan positif yang berguna untuk diri sendiri maupun orang lain. Manfaat menulis untuk diri sendiri yaitu dapat membuat otak menjadi lebih peka terhadap situasi atau suatu keadaan, selain itu dengan menulis karya ilmiah akan mendorong diri kita untuk menggali informasi atas sesuatu hal dari berbagai sumber sehingga kita akan menjadi lebih kaya pengetahuan. Otak akan bekerja lebih rasional dan sistemis ketika kita melakukan kegiatan menulis. Sedangkan bagi orang lain yang membaca karya tulisan kita mereka akan mendapatkan tambahan pengetahuan dari apa yang kita tulis.

Gambar Panduan cara menulis karya ilmiah yang benar

Menulis adalah kegiatan yang bermanfaat dan tentunya menyenangkan ketika itu dilakukan berdasarkan kesukaan atau hobi. Jika selama ini banyak yang beranggapan menulis adalah suatu hal yang sulit dilakukan itu hanya untuk mereka yang pemalas dan tidak memiliki kemauan menulis, jelas itu tidak benar karena sejatinya menulis itu mudah dan menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi diri dan orang lain.

Walau menulis adalah kegiatan yang mudah dan bukanlah hal yang sulit, namun menulis juga tidak terus semudah membalikkan telapak tangan, apalagi bagi penulis pemula yang masih dalam tahap belajar, tentu dibutuhkan banyak latihan untuk membiasakan diri serta mengasah imajinasinya dalam menulis. Dalam menulis kita perlu menguasai teknik dan pemahaman atas suatu hal. Selain itu ada tahapan-tahapan cara menulis yang benar yang harus dilakukan agar tulisan kita bisa dipercaya dan kuat dimata pembaca. Dalam membuat tulisan seperti karya ilmiah, kita perlu menelaah hal-hal penting sebagai berikut:
  1. Siapa sasaran tulisan dan bagaimana tulisan akan memberi pengaruh?
  2. Pengetahuan apa yang tepat untuk disampaikan pada pembaca?
  3. Gaya tulisan seperti apa yang sesuai dengan pembaca?


Dalam menulis karya ilmiah berdasarkan hasil penelitian kita, sedapat mungkin tulisan harus memberi pengaruh dan dipaparkan secara lengkap. Untuk menghasilkan tulisan yang berpengaruh, kita harus menentukan gaya penulisan dengan jenis penelitian.

Tahapan Menulis Yang Benar

Berdasarkan bentuk prakteknya menulis karya ilmiah sama saja dengan menulis artikel untuk konten blog ataupun website karena sama-sama menulis suatu hal atau topik. Namun secara teori dan tahapannya akan ada perbedaan yang jauh. Jika sebelumnya pandbis sudah banyak bagikan terkait tips menulis artikel secara cepat dan berkualitas, mak kali ini sebagai sambungannya pandbis bagikan tentang tahapan cara menulis suatu karya ilmiah yang baik dan benar.

1. Pilihlah Topik

Pertanyaan berikut akan membantu kalian memilih topik tulisan yang menarik dan bisa kalian kerjakan dengan maksimal. Mencari ide untuk suatu tulisan serta pemilihan topik yang tepat sesuai hal yang menjadi kesukaan kalian sangatlah penting untuk dilakukan agar tulisan bisa sesuai yang diharapkan. Pertanyaan berikut ini akan dapat membantu kalian dalam memilih dan menentukan topik yang tepat. 
  1. Apakah topik itu kita sukai?
  2. Apakah ada yang akan membantu kita mengembangkan topic tersebut?
  3. Apakah ada sesuatu yang dapat dipelajari dari topic yang kita pilih?
  4. Apakah topik tulisan terlalu besar atau terlalu kecil?


2. Carilah sumber data untuk mengembangkan topik yang telah kita pilih

Seperti telah diungkapkan sebelumnya, sumber data bisa berupa buku, laporan penelitian atau kegiatan, jurnal, majalah, surat kabar, ataupun tabloid. Untuk mendapatkan sumber data tersebut, kita dapat mengunjungi perpustakaan atau toko buku.

3. Mulailah Menulis

Setelah data dianggap cukup untuk menulis, maka lakukan segera kegiatan menulis kalian. Jangan tunda-tunda karena bisa-bisa kalian dapat kehilangan mood menulis karena kehilangan momen dimana kalian lagi semangat-semangatnya. Jangan pernah terpikir kalian merasa terbebani jika belum mendapat data yang mendukung atau menolak. Pada dasarnya menulis merupakan aktivitas mengeluarkan ide yang ada di pikiran. Mulailah mengayunkan pulpen di atas kertas atau mengetik ketika ide itu muncul. Rangkailah kalimat dalam satu kesatuan ide.

4. Revisi atau perbaikan

Untuk menghasilkan tulisan yang baik (terutama untuk pemula yang baru belajar menuangkan gagasan dalam tulisan), maka kamu harus sering merevisi kesalahan dalam tulisanmu. Ini dilakukan untuk mengkoreksi kaidah bahasa, pilihan kata, serta keakuratan data. Proses revisi adalah hal yang wajar dilakukan untuk menghasilkan tulisan yang baik dan berkualitas. Awalnya proses revisi memang akan sangat menyiksa, tetapi percayalah bahwa orang yang membaca tulisanmu akan menghargai hasil karyamu, dan itu terlihat dari tulisan yang baik.

Itulah cara menulis karya ilmiah berdasarkan sumber data dan penelitian dengan tahapan-tahapan menulis yang benar sesuai prinsip penulisan suatu karya ilmiah berdasarkan hasil penelitian. Semoga apa yang pandbis bagikan ini dapat memberikan tambahan pengetahuan buat sahabat semua.