Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian dan Perbedaan Mesin Motor 2 Tak dan 4 Tak

Kita mungkin sudah tidak asing dengan istilah mesin motor 2 tak dan 4 tak, namun bagi masyarakat awam yang tidak begitu memahami tentang system engine sepeda motor banyak yang belum tahu mengenai apasih pengertian motor 2 tak dan 4 tak itu, lalu perbedaanya dimana? 

Secara simple memang banyak orang hanya memahami perbedaan mesin 2 tak dan 4 tak itu dari segi olinya. Jika motor motor 2 tak itu memakai oli samping maka motor 4 tak tidak memakai lagi oli samping, dan itu tidaklah salah. Namun disini yang perlu dipahami tentang perbedaanya yaitu mengenai cara kerja mesin 2 tak dan mesin 4 tak.

Saat ini sepeda motor bukanlah barang mewah lagi yang hanya dimiliki oleh kalangan menengah keatas. Namun hampir semua kalangan bawah ssat ini memiliki sepeda motor karena memang harganya yang semakin terjangkau dan tingkat ekonomi masyarakat semakin membaik. Sekarang banyak varian jenis motor baik bebek atau motor sport untuk laki menawarkan harga yang terjangkau oleh kalangan bawah. Itulah mengapa motor saat ini sudah merakyat dan bukan barang mewah lagi.

Dilihat dari sistem mesinnya tentang motor bakar saat ini ada dua jenis yang beredar di masyarakat yaitu mesin 2 tak dan motor mesin 4 tak. Kita tentu tidak asing dengan istilah motor dengan system atau cara kerja mesin 2 tak dan mesin 4 tak. Tetapi ternyata masih sedikit sekali yang mengerti detail tentang devinisi atau pengertian sistem motor bermesin 2 tak dan 4 tak ini. 

Untuk itu kali ini pandbis mencoba berbagi pengetahuan kepada sahabat yang mungkin belum memahami pengertian dan juga perbedaan dari mesin 2 tak dan 4 tak yang selama ini istilahnya sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Dalam postingan ini akan pandbis jelaskan rinci tentang definisi dari mesin motor 2 tak dan mesin motor 4 tak untuk sahabat pandbis yang mungkin belum mengetahuinya.

Pengertian Tentang Tak Pada Mesin Sepeda Motor

Tentang istilah Tak dalam mesin sepeda motor dapat disebut juga dengan istilah slag/stroke/langkah ataupun juga dengan sebutan “gerakan pada zulger motor”. Jadi dapat diartikan bahwa Tak adalah jarak langkah atau juga gerakan zulger (piston) didalam silinder mesin mulai dari yang paling atas (rata dengan cylinder blok) sampai dengan gerakan yang paling bawah pada mesin motor.

Sedangkan batas gerakan zuiger (piston) ini yang paling atas dapat disebut dengan titik atas atau disingkat dengan “TA”. Sedangkan untuk gerakan zuiger yang paling bawah dapat disebut dengan isitilah Titik Bawah dan disingkat dengan “TB”.

Sementara langkah yang sangat terbatas tersebut karena disebabkan oleh adanya sebuah kruk As yang berfungsi menggerakkan Zuiger tadi. Untuk pergerakan Zuiger (piston) sendiri bergerak dari titik atas (TA) hingga titik bawah (TB) dan begitu juga sebaliknya, maka disini gerak zuiger itu ahirnya disebut dengan istilah TAK ataupun SLAG yang mana untuk putaran Kruk As nya sebanyak 180o (1/2 putaran).

Pengertian dan Cara kerja Mesin Motor Dengan Sistem 2 Tak

Gambar sitem cara kerja mesin 2 tak

Pengertian mesin motor 2 tak dapat didefinisikan adalah setiap jenis sepeda motor bakar yang mana dalam setiap silindernya mendapatkan sekali (1x) pembakaran gas, dan dengan hanya membutuhkan gerakan piston (zuiger) 2 kali saja banyaknya. Dan untuk Kruk As motor 2 tak hanya berputar satu kali (1x) atau 1 lingkaran (360o). Penting diketahui bahwa untuk mesin motor jenis ini biasanya akan menggunakan oli samping yang berfungsi sebagai campuran bahan bakar (bensin), misalnya saja untuk motor merk Yamaha RX King, Suzuki Satria, Kawasaki Ninja, Vespa, Bajaj dan jenis lainya. Namun untuk merk-merk tersebut sekarang sudah banyak yang di upgrade dari mesin 2 tak ke mesin 4 tak seperti Kawasaki Ninja, dan Suzuki Satria.

Pengertian dan Cara Kerja Mesin Motor 4 Tak

Gambar sistem cara kerja mesin 4 tak pada sepeda motor

Untuk pengertian mesin motor dengan sistem 4 tak dapat didefinisikan yaitu setiap jenis motor bakar yang mana dalam setiap silindernya memerlukan 4 x gerakan zuiger (piston) untuk mendapatkan sekali (1 x) pembakaran gas, sedangkan untuk putaran Kruk As nya sendiri sebanyak 2 x (720o) yang mana disertai terbukanya Klep masuk dan klep keluar dan masing-masing sebanyak 1 kali.