19+ Referensi Usaha BUMDes Menguntungkan Dan Mudah Dikelola

BUMDes merupakan badan usaha legal yang dapat dimiliki oleh desa di seluruh Indonesia. Badan usaha ini dapat didirikan oleh setiap desa dan keberadaanya diakui secara legal berdasarkan Undang-Undang RI nomor 6 Tahun 2014 yang menyatakan bahwa setiap desa dapat mendirikan badan usaha yang disebut BUMDes, ini tertuang dalam pasal 87 di ayat 1. Jadi dengan dasar UU tersebut setiap desa bisa dan diharuskan mendirikan BUMDes, badan usaha desa ini otomatis legal dan tidak perlu lagi mengurus perizinan layaknya perusahaan seperti CV/PT.

Gambar Jenis-jenis bidang usaha BUMDesa

Salah satu tujuan didirikannya BUMDes yaitu sebagai penopang ekonomi masyarakat desa dan membantu desa dalam mengelola asset dan usaha desa untuk mendatangkan keuntungan yang nantinya dapat memberikan konstribusi bagi keuangan desa. 

Saat ini semua desa berusaha mengembangkan potensi desanya untuk dikembangkan menjadi sebuah usaha melalui BUMDes, banyak sekali BUMDesa yang sudah maju dan sukses mengelola usahanya dan mampu memberikan deviden ke desa atau sudah mampu menjadi salah satu sumber  PADes (Pendapatan Asli Desa) secara tetap. Namun dilain itu banyak juga BUMDesa yang masih jalan ditempat sejak didirikan, atau bahkan didirikan namun belum mampu mengembangkan usahanya sesuai yang direncanakan. Alasan klasik yang menjadi penyebab kenapa BUMDES tidak mampu berkembang dan sulit membuka usaha baru yaitu kurangnya dukungan dari Pemerintah desa soal permodalan, selain itu pihak pengelola BUMDes sediri masih bingung atau belum menemukan usaha apa yang paling cocok dan dapat dikembangkan menjadi usaha yang menguntungkan.

Untuk sahabat pandbis yang kebetulan sebagai pengelola BUMDes di desanya, jika masih bingung dalam mengembangkan usaha untuk BUMDes, berikut ini ada beberapa referensi usaha bumdes beserta klasifikasi jenis usaha BUMDes untuk sahabat.

Secara umum ada sedikitnya 5 bidang usaha BUMDes yang dapat sahabat jalankan. Mulai dari bidang usaha pelayanan umum, bidang usaha penyewaan, usaha perdagangan, bidang jasa, dan juga keuangan.

Kelima klasifikasi usaha BUMDes tersebut dapat sahabat kembangkan menjadi berbagai macam jenis usaha. Dan berikut ini pandbis berikan beberapa contoh usaha BUMdes berdasarkan klasifikasinya sebagai referensi dalam mengelola bisnis BUMDes sahabat.

#Bidang Pelayanan Umum

Gambar klasifikasi jenis usaha BUMDes bidang pelayanan umum

1. PAM Desa (Penyediaan Air Minum Desa)

Usaha PAM Desa ini ekarang banyak dijalankan oleh BUMDes yang desanya memiliki potensi atau memiliki sumber air yang melimpah. Sudah banyak BUMDes yang sukses menjalankan bisnis ini. Pengelolaan bisnisnya mirip dengan Perusahaan Dagang Air Minum (PDAM) daerah. Namun disini lingkup pelayanannya seputar di desa setempat. Namun jika memungkinkan dapat juga dikembangkan untuk melayani air di desa lain di sekitarnya.

Teknik pengelolaanya yaitu setiap pelanggan yang memakai layanan, harus dipasangi dengan water metering (meteran air), nah dari meteran ini pelangan dapat terlihat besaran pemakaianya dalam setiap bulan. BUMDes hanya tinggal menetapkan tariff per meter untuk layanan air bersihnya dan meminta pelanggan untuk membayar layanan air sesuai besar pemakaian untuk setiap bulannya.

2. Usaha Cucian Motor dan Mobil

Banyaknya kendaraan bermotor baik roda dua ataupun roda empat di desa membuka peluang usaha berupa cucian motor/mobil. Saat ini orang selalu ingin kendaraanya bersih dan bebas dari kotoran, selain itu juga salah satu perawatan yang memang harus dilakukan untuk pemilik kendaraan agar kendaraanya awet. Mencuci kendaraan jelas sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi. Untuk itu BUMDes dapat membuka layanan cuci motor atau mobil ini. Usaha ini memiliki prospek bagus dan tidak banyak modal yang perlu dikeluarkan, untuk cucian ini modal awal untuk membangun tempatnya sekitar 25.000.000 an, tidak termasuk tanah lokasi cucian. Sedangkan untuk tarif cucian rata-rata untuk motor yaitu 7.000,00 – 10.000,00 dan mobil yaitu 15.000 – 25.000,00-.

Bayangkan jika sehari dapat melayani 20 motor dan 10 mobil saja tinggal ngalikan.
Motor 10.000,- x 20 = 200.000,-
Mobil 25.000,- x 10 = 250.000,-
Jumlah penghasilan kotor setiap harinya = Rp. 450.000,- dalam satu bulan x 25 hari saja = Rp. 11.250.000,-
Dikurangi listrik dan air = 1.500,000,- 
Bayar gaji karyawan 2 orang = 3.600.000,-
Laba bersih = Rp. 7.150.000,- 

Dalam satu tahun saja modal awal sudah balik dan masih sisa. Untuk lebih jelasnya baca postingan kami sebelumnya tentang Peluang usaha cucian motor dan mobil beserta analisa usahanya.

3. Usaha Foto Copy dan ATK

Foto Copy dan ATK saat ini menjadi kebutuhan semua perkantoran, bahkan orang pribadi setiap mau mengurus sesuatu di kantor dinas ataupun di desa membutuhkan syarat foto kopi KTP dan dokumen lainya. Untuk itu usaha foto copy saat ini masihlah prospek dan menguntungkan.

Agar tidak mengandalkan penghasilan dari layanan foto copy saja, sahabat dapat menambahkan untuk menjual ATIK (Alat tulis kantor) disitu. Selain itu dapat juga ditambah dengan jasa cetak foto, pengetikan, dan cetak print.agar lebih jelas tentang usaha ini, silahkan baca postingan pandbis sebelumnya tentang Cara Membuka Usaha Foto Copy mulai dari persiapan modal sampai bisa buka usahanya sudah dijelaskan lengkap.

4. Usaha servis atau bengkel kendaraan bermotor

Semua orang saat ini tentu memiliki barang-barang elektronik seperti televisi, kulkas, kipas angina, AC, Blender, rice coocer, dan baranf elektornik rumah lainya. Namanya barang elektronik tentu ada ngadatnya to. Untuk itu membuka usaha layanan servis barang elektronik tentu sangatlah prosepek dan menguntungkan. Selain itu masyarakat tidak akan kesulitan lagi jika barang elektronya rusak, sahabat dapat membuka tempat servis menetap dan menerima layanan servis panggilan. 

Selain layanan servis elektronik, BUMDes juga dapat membuka usaha bengkel motor ataupun mboil. Ambil beberapa tenaga terampil dari desa kalian dan ajak mereka bekerjasama membuka bengkel dan gaji mereka selayaknya. Dengan begitu usaha bengkel akan bisa berjalan maju dan memiliki penghasilan yang dapat memajukan BUMDes.

5. Lumbung Pangan Desa

Khusus untuk desa yang memiliki banyak petani dan lahan potensial, dapat membuka usaha lumbung pangan desa. Kita tahu saat ini kebanyakan para petani menjual hasil pertaniannya ke tengkulak-tengkulak dengan harga yang sesuai dengan kebijakan tengkulak itu sendiri. Untuk itu BUMDes dapat menjadi solusi bagi para petani, belilah hasil pertaniannya dengan harga yang layak dan ajak mereka bekerjasama dengan BUMDes. Dalam Permendesa yang diundangkan tahun 2015 juga sudah mengatur bahwa setiap desa sebaiknya membuat lumbung pangan. 

BUMDes dapat membeli hasil pertanian seperti padi dan mengolahnya menjadi beras, setelah itu BUMDes dapat menjual kembali beras hasil petani ke masyarakat dengan harga yang terjangkau. Sistim ini juga dapat meminimalisir permainan harga dari tengkulak, yang membeli hasil panen dengan harga murah namun menjual kembali dengan harga yang mahal.

#Usaha BUMDes Bidang Penyewaan

Penyewaan menjadi salah satu bdiang usaha BUMDes yang banyak dijalankan saat ini karena memang pengelolaanya mudah dan simple. Contoh-contoh usaha bidang penyewaan yaitu seperti:

1. Usaha penyewaan kedaraan (rental mobil)

Jika BUMDes memiliki modal yang cukup dapat membeli beberapa kendaraan seperti mobil pribadi dan minibus untuk dijadikan usaha penyewaan kendaraan. Usaha ini jika didesa masih banyak peminatnya karena belum banyak orang yang memiliki mobil karena termasuk barang mewah. Dan biasanya untuk acara-acara tertentu masyarakat membutuhkan kendaraan untuk kegiatanya. Untuk itu penyewaan kendaraan ini cocok dijalankan di desa dan akan banyak memberikan keuntungan untuk BUMDes nantinya. 

2. Penyewaan perlengkapan pernikahan dan hajat lainya

Gambar penyewaan acara hajatan

Masyarakat idonesia yang biasa menggelar pesta pernikahan dan hajat lainya dengan mengundang banyak tamu yang biasanya membuat semacam terop atau deklit tentu menjadi peluang usaha yang bagus untuk BUMDes. Jika biasanya mereka menyewa dari luar desa dengan harga sedikit mahal karena transportasinya jauh, maka BUMDes perlu membuat usaha ini untuk memberikan layanan sewa kepada masyarakat. Berikan harga sewa dibawah harga biasanya agar masyarakat lebih memilih menyewa di tempat sahabat.

Selain itu usaha penyewaan terkait pernikahan yaitu layanan rias pengantin dan juga penyewaan pakaian adat dan lainya.

3. Penyewaan alat konstruksi (proyek bangunan)

Gambar usaha penyewaan alat konstruksi atau proyek bangunan

Meingkatnya ekonomi masyarakat desa sekarang ini membuat mereka berlomba membangun rumah sebagus mungkin. Lihat saja banyak masyarakat desa yang rumahnya sudah keren-keren dan megah. Selain itu saat ini desa setiap tahunnya pasti melakukan pembangunan fisik seperti talud, drainase, jalan, gedung, dan lainya. Maka alat-alat proyek seperti Molen, Scaffolding, mesin Drill, mesin bor beton, stamper, theodilit dan lainya ini sangat dibutuhkan dalam proyek bangunan di desa. Jelas ini jadi peluang usaha yang bagus untuk dijalankan oleh BUMDes.

Selain penyewaan diatas, masih banyak jenis penyewaan lainya yang dapat dijalankan oleh BUMDes seperti sewa alat pertanian dll.

#Usaha BUMDes Bidang Keuangan

Gambar jenis usaha BUMDesa dibidang keuangan dan perbankan

Dibidang keuangan, BUMDes dapat mendirikan beberapa jenis usaha yang umum dan sudah dikenal di masyarakat seperti:

1. Simpan Pinjam Permodalan Untuk Msyarakat Desa  

Simpan Pinjam ini difokuskan untuk permodalan usaha masyarakat desa. Jadi BUMDes dapat memberikan layanan simpan pinjam bagi mereka yang membutuhkan modal usaha. Ini untuk mendongkrak ekonomi masyarakat agar dapat berkembang melalui permodalan usaha dari BUMDes. Istilah lainya yang umum dipakai yaitu Usaha Ekonomi untuk Masyarakat Desa Simpan Pinjam (UEDSP).

2. Koperasi Unit Desa (KUD)

KUD tentu sudah tidak asing ditelinga masyarakat kita. Banyak potensi desa yang dapat dikelola oleh KUD seperti hasil pertanian, perkebunan, dan lainya. Dengan peran KUD ini diharapkan mampu membantu mengangkan ekonomi masyarakat desa menjadi lebih baik.

3. Usaha Perbankan

Secara jelas pemerintah sendiri sudah memperbolehkan bagi setiap BUMDes untuk mendirikan bank. Namun disini karena skalanya lingkup Desa yang dimaksud bank disini yaitu bank mikro (kecil).  Bank ini nantinya dapat berperan dalam menghimpun dan menyalurkan dana untuk masyarakat desa.

#Usaha Dibidang Perdagangan

Bidang Perdagangan ini banyak sekali yang dapat dijalankan oleh BUMDes seperti misalnya jual beli hasil pertanian, hasil peternakan, dan toko sembako, dan toko pusat jajanan khas asli desa.

#Usaha Dibidang Produksi

Dalam bidang produksi BUMDes dapat membuka usaha seperti produk kerajinan, produk daur ulang, usaha pakaian, usaha produk makanan, dan jenis produk lainya yang dipandang prospek untuk dijalankan di desa kalian.

#Usaha Budang Jasa Perantara

Gambar usaha Bumdes dibidang perantara pembayaran tagihan

Banyaknya kebutuhan masyarakat saat ini membuka peluang BUMDes untuk usahanya, salah satunya dibidang jasa perantara. 

Setiap bulannya masyarakat akan dihadapkan dalam hal tagihan seperti Listrik, PDAM, Telkom, BPJS, Angsuran Kendaraan, dan lainya. nah banyak sekali masyarakat karena kesibukannya mereka tidak dapat mengurus atau melakukan pembayaran sendiri ke loket atau tempat dimana dia harus membayar tagihannya. Untuk itu membuka usaha jasa perantara ini dapat membantu mereka yang kesulitan mengatur waktunya untuk mebayar sendiri. Melalui contact atau via telepon/chat dari warga, BUMDes dapat melayani jasa dengan jemput bola atau dating langsung ke rumah-rumah mereka yang membutuhkan jasa perantara. 

#Usaha Dibidang Budidaya

Gambar usaha dibidang Budidaya

Salah satu bidang usaha BUMDes yang dapat dijalankan yaitu usaha Budidaya, usaha ini meliputi budidaya ikan seperti lele, emas, nila, dll, budidaya sayuran (sawi, kangkung, terong, jamur, dll.) dan juga buah-buahan seperti budidaya jeruk, pisang, papaya, mangga, dan jenis budidaya lainya.

#Bidang Pariwisata

Gambar UsahaBUmdes bidang pariwisata

Usaha bidang lainya yang dapat dijalankan BUMDes salah satunya yaitu bidang pariwisata. Tentu usaha ini harus melihat potensi desa kalian dulu, apakah ada potensi wisata atau tidak. Untuk desa yang berada dataran tinggi atau pengunungan dengan pemandangan alam yang indah dan didukung adanya tempat bersejarah misalnya jelas memiliki potensi wisata yang baik. Dan lagi desa yang berada di pinggir pantai misalnya yang pantainya sendiri indah dan memiliki daya tarik untuk wisata, jelas perlu dibuka tempat wisata pantai oleh BUMdes.

Itulah beberapa referensi usaha BUMDes yang menguntungkan dan mudah dijalankan saat ini. Semoga apa yang pandbis share ini dapat menjadi suatu masukan yang berguna untuk sahabat semua.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel