Mengenal Sejarah Website dan Aplikasi Web

Istilah website jelas sudah tidak asing di telinga kita semua, namun sedikit sekali yang tahu tentang sejarah website tersebut. Padahal itu menjadi pengetahuan penting yang harus kita ketahui agar kita memahami latar belakang, maksud dan tujuan dari website itu sendiri.

Kita tahu bahwa website dan aplikasi web selama ini digunakan untuk menampilkan semua data yang ada di dalamnya agar bias diakses secara online melalui jaringan internet. Terkait sejarah web sendiri sebenarnya sudah banyak di share di beberapa media baik ofline maupun online.  Kita hanya tinggal ketikkan keyword dimaksud atau kata kunci di kotak pencarian google, yahoo atau bing maka akan banyak sekali keluar artikel yang berjudul sejarah web

Lalu kenapa masih pandbis bagikan lagi tentang sejarah web disini? Prinsipnya berbagi pengetahuan itu pekerjaan yang mulia dan mendapatkan pahala, dalam catatan pengetahuan yang baik ya. Dan saya rasa belum semua sahabat pandbis tahu tentang sejarah website, bias karena memang belum mengetahuinya,dan belum sempat cari tahu, atau tidak terpikirkan untuk mencari tentang sejarah asal usul website karena hal-hal seperti ini memang kadang sering terlupakan. Untuk itu sembari update postingan kami, enggak ada salahnya jika pandbis kembali membagikannya sebagai pengingat kembali atau sebagai pengetahuan baru untuk kalian yang memang belum mengetahui tentang sejarah website dan aplikasi web.

Sejarah Web

Belajar tentang sejarah website dan aplikasi web

Sejarah web dimulai pada bulan maret 1989. Ketika itu, tim Berner-Lee yang bekerja di Laboratorium Fisika Partikel Eropa atau yang dikenal dengan nama CERN (Consel European pour la Recherece Nuclaire) yang berada di Geneva, Swiss, mengajukan protocol (suatu tata cara untuk komuniksi di antara para fasi) system distribusi informasi internet yang digunakan untuk berbagai informasi diantara para fisikawan.

Protocol inilah yang selanjutnya dikenal sebagai protocol World Wide Web (www) dan dikembangkan oleh World Wide Web Consortium (W3C). W3C sendiri merupakan konsorsium dari sejumlah organisasi yang berkepentingan dalam pengembangan berbagai standar yang berkaitan dengan web.

Tentang Aplikasi Web

Awalnya aplikasi web dibangun hanya dengan menggunakan bahasa yang disebut HTML (HyperText Markup Language), dan protocol yang digunakan dinamakan HTTP (HyperText Transfer Protocol). Pada perkembangan berikutnya, sejumlah skrip dan objek dikembangkan untuk memperluas kemampuan HTML Pada saat ini, banyak skrip seperti itu; antara lain PHP dan ASP, sedangkan contoh yang berupa objek antara lain adalah applet (Java). Aplikasi web sendiri dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu web statis dan web dinamis.

HTML (HyperText Markup Language) merupakan sebuah bahasa markup (tanda) yang digunakan dalam membuat sebuah halaman web, serta menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah web browser. HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaanya oleh World Wide Web Consortium (W3C).

Web statis dibentuk menggunakan HTML saja. Kekurangan aplikasi ini terletak pada keharusan untuk memelihara program secara terus menerus untuk mengikuti setiap perubahan yang terjadi. kelemahan ini diatasi dengan model aplikasi web dinamis.

Web dinamis terkadang diartikan sebagai halaman yang dilengkapi dengan animasi gambar, selain dapat berinteraksi dengan basis data. Arsitektur aplikasi web diperlihatkan pada gambar. Di mana klien berinteraksi dengan Web server. Secara internal, web server berkomunikasi dengan middleware dan middleware inilah yang berhubungan dengan basis data (database).

Web server adalah server yang melayani permintaan klien terhadap halaman web. apache, IIS (Internet Information Server), dan XAMPP merupakan contoh perangkat lunak web server.

Middleware adalah perangkat lunak yang bekerja sama dengan web server dan berfungsi menerjemahkan kode-kode tertentu, menjalankan kode-kode tersebut, dan memungkinkan beinteraksi dengan basis data. Contoh : PHP, ASP, dan CMS.

Browser atau web browser adalah perangkat lunak sisi klien yang digunakan untuk mengakses informasi web.  Contohnya yaitu seperti: Internet Explorer, Google Crome, Netscape, dan Mozilla Firefox, Opera, dll.

Adapun PHP adalah singkatan dari personal home page, merupakan bahasa skrip yang sangat popular dan banyak dipakai oleh programmer web dalam pembuatan situs yang dinamis. Dalam aplikasi CMS tersebut, hampir seluruhnya terbuat dari bahasa pemograman skrip PHP. PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (linux, windows, unix) dan dapat djalankan secara runtime melalui console serta dapat menjalankan perintah-perintah system.

Selain itu kita harus mengenal sebuah database. Database merupakan kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik, sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut system manajemen basis data (database management system, DBMS). System basis data dipelajari dalam ilmu informasi, Di mana database yang digunakan dalam pembuatan website kali ini adalah dengan menggunakan database MySQL.

Itulah sedikit penjelasan tentang sejarah website dan aplikasi web. Semoga ini dapat bermanfaat untuk sahabat pembaca.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mengenal Sejarah Website dan Aplikasi Web"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel