Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Presentasi Yang Meyakinkan Buat Para Sales Executive

Teknik presentasi yang baik untuk meyakinkan orang lain

Presentasi merupakan kegiatan dimana seseorang berusaha menjelaskan suatu topik kepada orang lain dengan harapan orang tersebut bisa memahami dan mengerti tentang topik yang jadi bahasan dalam presentasi tersebut. 

Di dunia bisnis, kemampuan melakukan presentasi yang baik menjadi modal berharga untuk sebuah project. Presentasi juga sering dilakukan oleh para sales executive untuk menawarkan produknya, produk disini bisa berupa barang atau jasa. Nah untuk kalian para sales executive kemampuan melakukan presentasi dan memaparkan suatu produk kepada orang lain atau dalam hal ini saya sebut calon konsumen menjadi modal utama yang harus dikuasai. Selain harus dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, presentasi juga harus bisa meyakinkan orang lain, untuk itu terkait presentasi meyakinkan ini pandbis akan uraikan tips dan caranya dalam artikel kali ini.

Berjualan merupakan tugas utama bagi para sales executive, seorang yang bekerja sebagai sales executive harus memiliki kemampuan bicara yang bagus karena ini berkaitan dengan seberapa besar ia akan mampu menarik minat orang agar tertarik dan membeli produknya.

Sales executive harus memiliki teknik presentasi yang mampu meyakinkan pembeli. Membawakan presentasi adalah salah satu bagian dari pekerjaan tenaga penjual (sales executive). Penjual melakukan presentasi di depan para manajer dan klien yang mempunyai wewenang untuk mengambil keputusan. Para supervisor dan manajer penjualan juga membawakan presentasi kepada para direktur agar ide-ide dan penawaran mereka bisa disetujui. Hal ini serupa juga dengan kasus para manajer pemasaran, yang membawakan presentasi kepada pimpinannya agar bisa dapat persetujuan untuk planning dan budget pemasaran.

Nyatanya, disbanding dengan rekan-rekan kerja di departemen lain, para profesional di bidang penjualan dan pemasaran pastinya lebih sering membawakan presentasi. Kesuksesan pekerjaan mereka sangat tergantung pada kemampuan untuk menyampaikan presentasi yang Persuasif dan Meyakinkan, tidak hanya kepada para klien, tetapi juga pada orang-orang internal (sesama rekan kerja, bos dan bawahan).

Yang perlu disayangkan dari para sales executive ini masih banyak yang tidak tahu cara membawakan presentasi yang persuasif dan meyakinkan. Ingatlah bahwa terdapat perbedaan yang sangat besar antara presentasi yang menarik dan fasih, dengan presentasi yang persuasif dan meyakinkan.

Seperti apakah presentasi yang menarik dan fasih itu? Presentasi yang menarik dan fasih adalah presentasi yang mampu menyerap perhatian audiens, membuat audiens ingin mendengarkan lebih lanjut dan membuat audiens bisa lebih terlibat/berpartisipasi. Presentasi yang mampu men-deliver pengalaman yang menyenangkan. Presentasi yang fasih dan menarik akan mampu menghibur dan menyemangati audiens. Intinya begitu!

Dan, bagaimana dengan model presentasi persuasive dan meyakinkan? Sebuah presentasi yang persuasif dan meyakinkan mampu untuk mengubah pikiran, meyakinkan dan mendapatkan kepercayaan diri audiens untuk mengambil keputusan. Lebih penting lagi, mampu untuk membuat audiens bergerak dan bertindak.

Hasilnya akan ada perbedaan dari dua metode presentasi ini, tetapi sayangnya banyak penjual profesional tidak menyadari perbedaan yang mendasar ini. Mereka terus-menerus menghabiskan waktu dan tenaganya untuk mempersiapkan presentasi yang heboh dan menarik. Hasilnya, presentasi mereka memang bisa diterima dengan baik, tetapi para penjual tetap belum bisa mendapatkan hasil penjualan yang diharapkan. Mengapa? Karena presentasi itu memang menarik, tetapi tidak cukup persuasif dan meyakinkan.

Berikut ini adalah teknik presentasi persuasive untuk meyakinkan audiens yang baik dan benar buat kalian para sales executive agar mampu berjualan dengan hasil yang maksimal.

#Menjual Benefit

Kebanyakan presenter menjelaskan produk atau service-nya dalam istilah WHAT dan HOW (apa dan bagaimana cara kerjanya). Kebanyakan presenter tidak menjelaskan WHY—mengapa audiens harus membelinya.

Pada saat Sobat menjelaskan WHAT dan HOW, audiens menjadi tidak tertarik. Sobat di sana menjelaskan dan audiens mendengarkan hal-hal yang tidak menarik dan tidak relevan bagi mereka. Untuk apa?

Tetapi jika kalian menjelaskan Why" mengapa mereka harus membeli produk atau menggunakan jasa service kalian, benefit apa yang bisa didapat bila mereka membeli, bagaimana produk kalian bisa membantu mereka mencapai hasil yang lebih baik, mengurangi masalah, membuat hidup mereka lebih baik dan lain-lain. jika semua itu bisa kalian cover dengan baik dalam presentasi, audiens pasti akan mendengarkan dan menaruh minat pada hal yang kalian katakan kepada mereka.

Jika mereka bisa memvisualisasikan atau bahkan Merasakan" apa benefit yang bisa didapat, presentasi kalian akan bergeser dari hanya sekadar informatif, menjadi PERSUASIF. 

Audiens yang tadinya pasif akan menjadi aktif dan terlibat secara emosional dengan pembicaranya. Mengapa? Karena ada sesuatu dalam presentasi Sobat yang relevan langsung dengan kebutuhan dan kesuksesan audiens. Siapa di dunia ini yang tidak ingin sukses? Sobat mulai mendapatkan audiens yang tanggap dan siap untuk mengambil tindakan.

#Mulailah Meyakinkan

Tetapi, bahkan setelah Sobat menjelaskan benefit dan audiens sudah terbujuk dengan produk atau service yang bisa menguntungkannya, mereka masih tetap memiliki keraguan. Mereka akan bertanya-tanya, “Oke, rasanya bisa berhasil, rasanya masuk akal, tetapi apakah bisa benar-benar berguna?

Bagaimana jika saya tidak mendapatkan hasil seperti yang dijanjikan? Saya akan kehilangan waktu, uang, dan orang-orang akan menertawakan, saya akan merasa konyol.”

Nah, pada tahapan ini, kalian perlu meyakinkan audiens kalian. Kalian harus menyadari: hanya dengan Berbicara saja tidak akan meyakinkan audiens! Mereka tidak mengenal Sobat dengan baik dan belum percaya penuh, dan mereka tidak akan begitu saja percaya. Kecuali, Sobat mempunyai reputasi yang sudah sangat dikenal. Jadi Sobat tidak bisa meyakinkan audiens hanya dengan berbicara!

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kalian pakai untuk meyakinkan audiens dalam presentasi:
  1. Buat demonstrasi agar audiens bisa benar-benar melihat sendiri apa yang kalian katakan., karena mereka akan percaya jika sudah melihat langsung.
  2. Tunjukkan bukti dalam bentuk dokumentasi seperti sertifikat, artikel di koran, hasil survei, dan lain-lain.
  3. Testimoni biasanya adalah cara yang cukup efektif untuk membuat orang percaya, carilah pelanggan yang telah merasakan sendiri pengalaman dan kepuasan yang didapat dari produk yang kalian tawarkan, lalu dapatkan kesaksian darinya, 
          Kalian bisa mendapatkan testimoni dari pelanggan dengan cara berikut:
  • Melalui orang, mintalah pelanggan yang puas untuk berbicara di depan audiens.
  • Melalui video, rekam testimoni dari pelanggan yang puas ke dalam video, sehingga bisa diputar lewat laptop atau bahkan telepon genggam.
  • Melalui tulisan, minta pelanggan yang puas untuk menuliskan testimoninyauntuk diperlihatkan pada audiens.
  • Melalui endorser, minta seseorang yang punya reputasi baik, terkenal dan dihormati untuk memberikan dukungan atau menceritakan bagaimana performa produk atau layanan service kalian.
Banyak pembicara belum paham atau tidak berusaha untuk melakukan hal-hal teknis seperti tersebut, tetapi mereka berharap bisa meyakinkan audiens hanya dengan berbicara! jelas harapan yang hampir tidak mungkin didapat, untuk itu pahami dan lakukan cara-cara presentasi tersebut untuk membuat audient yakin dan tertarik.

Apa yang pandbis uraikan dalam artikel kali ini menjadi hal yang cukup penting untuk kalian tahu khususnya para sales executive pemula, karena memang terkait teknik presentasi yang baik dan benar itu haruslah dikuasai para sales executive guna meyakinkan audiens agar bisa ngerti dan tertarik dengan produk yang ditawarkan dalam presentasi.