Inilah Perbedaan Mental Orang Miskin dan Orang Kaya

Jika Ingin Sukses, Maka Hilangkan MENTAL MISKIN dan Belajarlah Untuk Bermental Kaya.

Meraih kesuksesan menjadi dambaan dan cita-cita semua orang, sukses bukanlah milik beberapa orang saja, tetapi semua orang memiliki hak untuk sukses, jadi silahkan ambil hak anda itu. Tidak ada orang normal di dunia ini yang tidak ingin sukses. Sukses bukan hanya soal materi, cakupannya luas. Namun ukuran utama kesuksesan dalam usaha adalah kaya dan banyak uang.

Dalam artikel kali ini, saya akan mengajak anda untuk memahami tentang CARA UNTUK KAYA dan MERAIH KESUKSESAN dan KEBAHAGIAAN HIDUP. Dan untuk mewujudkannya itu langkah awalnya adalah merubah mental dan mindset anda.

Semua orang ingin kaya, namun terkadang pilihan jalan yang dilaluinya untuk kaya itu justru yang menjadi penghambatnya.

Gambar foto orang kaya dan sukses dalam hidupnya

Syarat-Syarat untuk Sukses dan Kaya

Sebelum memenuhi syarat-syaratnya, sulit untuk mengambil hak anda untuk sukses dan kaya. Maka persiapkan syaratnya dan ambil hak anda.

Salah satu syarat utama untuk sukses yang perlu anda persiapkan adalah mental. Ini penting karena mental mempengaruhi pikiran. Jika mentalnya bagus maka spiritnya juga akan bagus. Nah mental yang harus anda persiapkan adalah mental orang sukses dan kaya.

Mungkin dengan membaca beberapa kalimat motivasi dan dialog berikut ini anda akan dapat memahami apa yang saya maksudkan.

A : "Mas, apakah bisa bantu saya dapat pekerjaan"

B : "Oke, apa pekerjaan yang diinginkan?"

A : "Apa saja deh mas, yang penting kerja".

B : "Ok, mungkin saya bisa minta kolega saya untuk kamu jadi sales disana".

A : "Kalau bisa jangan yang suruh jualan deh mas, saya ga terlalu suka jualan".

B : "Oh gitu yah, oke...oke bentar ya, saya coba telephone teman saya di Jakarta".

Setelah menghubungi teman saya, sayapun memberitahu yang bersangkutan.

B : “Ok, ...kata teman saya dia sedang butuh admin untuk input penjualan”.

A : "Waduh pak, saya enggak bisa komputer".

B : "Ok. mengapa gak membuka bisnis saja"

A : "Wah, itu butuh modal pak, saya gak punya modalnya".

B : " Oke, kalau misalnya saya ada teman yang bisa membantumu bisnis dengan modal kecil/tanpa modal?".

A : "Itu pasti MLM multi level yah?, kalau yang kayak gituan nggak deh pak, gak suka MLM saya pak".

He..he...Saya belum selesai menjelaskan namun rasanya mendadak kehilangan kesabaran untuk membantu orang ini.

Anda tahu, ternyata banyak orang susah bukan karena gak ada KESEMPATAN, namun masalahnya ada pada SIKAPNYA.

Teringat pesannya Jack Ma sang pendiri Alibaba, didunia ini orang yang paling sulit dilayani adalah orang BERMENTAL MISKIN. Seperti misalnya:

Dikasih gratis bilangnya "Saya mau diperalat apa nih?",

Dikasih murah bilangnya "Ini pasti barang jelek",

Dikasih yang bagus bilangnya "Ini pasti mahal",

Dikasih yang modern, bilangnya "Saya ga berpengalaman",

Dikasih yang mudah, bilangnya "Ah itu tradisional"

Coba renungkan, hilangkan cara pandang seperti itu, buanglah mental miskin dan belajarlah untuk berMENTAL KAYA..! 

Apapun harus dipelajari, dicoba, dan dijalankan buka hati anda lebih besar, tentunya semua itu harus dijalankan dengan mengedepankan KEJUJURAN dan KESABARAN.

Silahkan anda baca dan pahami benar-benar kalimat-kalimat motivasi berikut, Ini bagus buat bahan renungan dan juga sebagai jalan awal untuk membuat mental anda jadi mental orang sukses:

Anda tahu bahwa "Orang bermental miskin adalah orang yang paling susah dilayani".
Kebanyakan orang bermental miskin jika diberi suatu peluang dengan gratis, mereka pikir jebakan. Ditawarkan investasi kecil mereka bilang hasilnya ga banyak. Diajak investasi besar alasanya tidak ada duit katanya.

Diajak melakukan hal-hal baru merasa enggak ada pengalaman.

Diajak jalanin bisnis tradisional, katanya berat persaingannya.

Diajak menjalankan model bisnis baru katanya Ribet

Diajak buka toko ngeluh bilangnya enggak bebas.

Diajak bisnis apa aja bilang enggak punya keahlian.

Dan mereka punya kesamaan:
Yaitu browsing, nanya google, dengerin teman yang sama-sama hopeless. Mereka berpikir lebih banyak dari pada professor, namun bertindak lebih sedikit dari pada orang buta.

Tanyakan apa yang dapat mereka lakukan untuk hidup mereka, niscaya mereka gak bisa menjawab.

Orang bermental miskin gagal karena satu kesamaan sikap : "SEPANJANG HIDUP MEREKA HANYA MENUNGGU"

Kawan...
Benarkah kalian mau mengubah kehidupan kalian?
Mari saya ajak anda untuk belajar dari kisah Jack Ma, sang pendiri dan pemilik Alibaba.

Teman-teman Jack Ma semua menolak saat diajak kerjasama.

Semua menunggu hasil Jack Ma. Namun saat dia sukses dengan Alibaba, teman-temannya sudah tak sanggup untuk ikut menikmati karena saham Alibaba sudah tak terbeli oleh mereka. Sebagian lainnya hanya bergumam : "Ya dia memang beda".

Ya... Jack Ma memang beda.

Bukan beda dari makanannya karena dia pun orang biasa.
Bukan beda dari kecerdasan karena dia pun hanya guru bahasa inggris.
Tapi yang membedakan Jack Ma dengan teman-temannya adalah ACTIONnya.
Saat kawan-kawannya menunggu perubahan datang, Jack Ma melakukan sesuatu untuk berubah.

Sampai kapan kita hanya menunggu dan tertinggal?

Lebih baik gagal dalam melakukan sesuatu, daripada tidak melakukan ap-apa dalam hidup. Karena kita bukan mayat hidup, “Negative thinking going nowhere”.

Jika anda serius ingin kaya dan meraih kesuksesan, jangan psimis dan berkecil hati, anda punya hak untuk kaya dan sukses. Mulai sekarang mari merubah mental dan mindset, mualilah berfikir dan melakukan hal besar dalam hidup anda.

Selanjutnya, selamat sukses dan Salam Sukses menembus batas perubahan!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Inilah Perbedaan Mental Orang Miskin dan Orang Kaya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel