Cara Mengajukan Klaim Asuransi Ke Perusahaan Asuransi

Banyak nasabah yang masih belum paham mengenai prosedur pengajuan klaim asuransi kepada pihak perusahaan asuransi agar mendapatkan hak-haknya sesuai dengan kesepakatan perjanjian awal yang sudah disepakati.

Ketika membicarakan tentang klaim asuransi, ini seakan menjadi sebuah hal yang begitu sensitive. Dalam dunia bisnis asuransi, istilah klaim dapat diartikan sebagai pembayarn atas pergantian resiko dari perusahaan kepada nasabah. Untuk mendapatkan klaim, nasabah harus memenuhi persyaratan sesuai yang sudah ditetapkan oleh perusahaan dan telah disetujui oleh nasabah sejak awal bergabung. Ketika salah satu syarat itu tidak dapat dipenuhi maka dapat menghambat proses klaim itu sendiri.

Gambar permohonan klaim asuransi oleh nasabah

Untuk menerima pergantian resiko nasabah diharuskan mengajukan permohonan lebih dulu kepada pihak perusahaan asuransi, karena pihak perusahaan tentu tidak akan tahu jika anda tidak mengajukan permohonan claim asuransi.

Secara umum pengertian klaim asuransi sendiri yaitu sebuah permintaan resmi dari nasabah kepada pihak perusahaan asuransi dengan tujuan meminta pembayaran atas kejadian/resiko  berdasarkan ketentuan perjanjian yang sudah disepakati sejak awal. Klaim Asuransi yang diajukan nasabah akan lebih dulu ditinjau oleh pihak perusahaan untuk mengetahui validitasnya dan seterusnya bisa dibayarkan ke pihak tertanggung (nasabah)setelah disetujui oleh perusahaan asuransi.

Kemudian pertanyaannya yaitu, Apakah kalian sudah tahu prosedur cara pengajuan klaim asuransi? Karena walau sudah gabung tidak sedikit pihak tertanggung yang masih belum paham tentang prosedur pengajuan ini. untuk anda yang masih belum memahami benar tentang cara mengajukan klaim, berikut ini kami bagikan tata cara mengajukan klaim dan mendapatkan pembayaran atas klaim yang  diajukan.

Faktor penting soal berhasil tidaknya pengajuan klaim yaitu dipengaruhi kualitas dan kredibiliitas sang agen asuransi anda dan juga kelengkapan data serta kejujuran dalam proses pengajuan klaim.


Tata Cara Mengajukan Klaim Asuransi


Silahkan lebih dulu hubungilah Agen asuransi anda dan kasih tahu agen tentang rencana pengajuan yang ingin anda lakukan. Maka sang agen akan membantu menyiapkan syarat-syarat pengajuan klaim asuransi seperti formulir pengajuan klaim, Surat Keterangan Dokter, fotokopi dokumen klenegkapan pengajuan seperti KTP anda, fotokopi hasil pemeriksaan Laboratorium dan Radiologi, Surat Berita Acara Kepolisian Asli, kwitansi asli Rumah Sakit, maupun polis asli dan berbagai dokumen penting yang dianggap perlu oleh Prudential Life Assurance.

Dalam hal ini saying mengambil asuransi jiwa sebagai  contoh pengajuan klaim. Dan berikut ini penjelasan tentang jenis-jenis klaim dan syarat-syarat yang harus dipenuhi.

Klaim Rawat Inap di Rumah Sakit

Jika terjadi rawat inap, maka dokumen pengajuan yang diperlukan untuk klaim adalah sebagai berikut :


  • Formulir Klaim karena Kecelakaan yang ditandatangani oleh Pemegang Polis atau Penerima Manfaat sesuai Tanda Tangan pada SPAJ.
  • Surat keterangan Dokter.
  • Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi (jika ada).
  • Kwitansi asli berikut rinciannya (PHS) atau kwitansi yang dilegalisir (PRU Med) dari RS.
  • Fotokopi Kartu Identitas Pemegang Polis dan dokumen-dokumen lain yang dianggap perlu oleh Prudential.


Klaim mengenai cacat total dan tetap

Selanjutnya jika terjadi keadaan cacat tetap total, baik yang diakibatkan oleh kecelakaan, pasca penyakit kritis, maka dokumen pengajuan klaim yang perlu disiapkan yaitu :


  • Formulir klaim cacat Total dan tetap yang ditandatangani pemegang polis asuransi sesuai dengan tanda tangan SPAJ.
  • Surat keterangan Dokter Klaim Cacat Total dan Tetap (TPD).
  • Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan Laboratorium dan Radiologi (jika ada).
  • Surat Berita Acara Kepolisian Asli untuk cacat yang disebabkan oleh kecelakaan dan melibatkan pihak kepolisian.
  • Fotokopi Kartu Identitas Pemegang Polis, dan dokumen-dokumen lain yang dianggap perlu oleh Prudential.


Klaim atas penyakit kritis

Lain lagi jika penyakit kritis tiba-tiba menyerang Anda, maka dokumen pengajuan klaim yang diperlukan yaitu:

  • Formulir klaim penyakit kritis yang ditandatangani oleh Pemegang Polis Asuransi atau penerima manfaat sesuai tanda tangan pada SPAJ.
  • Surat Keterangan Dokter Penyakit kritis yang sesuai dengan penyakit kritisnya.
  • Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan Laboratorium dan Radiologi.
  • Fotokopi Kartu Identitas Pemegang Polis, dan dokumen-dokumen lain yang dianggap perlu oleh Prudential.


Klaim atas kecelakaan yang disertai keadaan meninggal

Beda lagi jika misalnya terjadi kecelakaan yang disertai dengan keadaan meninggal, maka anda sebagai kerabat dekat si pemilik polis akan mengajukan manfaat asuransi Pru PADD (Personal Accident Death and Disablement).

Dalam hal, ini, jika sang pemilik polis mendaptkan kecelakaan lalu kemudian meninggal dunia, maka syarat-syarat yang harus disiapkan untuk pengajuan klaim yaitu :

  • Formulir claim karena Kecelakaan yang ditandatangani oleh Pemegang Polis atau penerima manfaat sesuai tnda tangan pada SPAJ.
  • Surat Keterangan Dokter Klaim Meninggal.
  • Surat Keterangan Meninggal dari Dokter/ RS dan Pemerintah setempat.
  • Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan Laboratorium dan Radiologi.
  • Fotokopi KTP/bukti kenal diri dari Penerima manfaat.
  • Surat Berita Acara Kepolisian Asli jika meninggal karena kecelakaan.
  • Fotokopi Surat Perubahan Nama Tertanggung dan Penerima Manfaat (jika ada).
  • Polis Asli dan Dokumen-dokumen lain yang dianggap perlu oleh Prudential.


Klaim jika meninggal dunia

Syarat pengajuan claim jika terjadi keadaan meninggal dunia bagi si pemilik polis asuransi, maka sama seperti pd keadaan kecelkaan yg menyebabkn meninggal, maka anda sbg kerabat dekat akan membantu proses pengajuan klaim seperti ini. Dokumen pengajuan yang harus disiapkan yaitu:

  • Formulir klaim Meninggal karena Kecelakaan yang ditandatangani oleh Pemegang Polis As atau penerima mnfaat sesuai tnda tangn pada SPAJ.
  • Surat Keterangan Dokter Klaim Meninggal.
  • Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan Laboratorium dan Radiologi.
  • Fotokopi KTP/bukti kenal diri dari Penerima manfaat.
  • Surat Keterangan Meninggal dari Dokter/ RS.
  • Surat Keterangan Meninggal dari Pemerintah setempat.
  • Fotokopi Surat Perubahan Nama Tertanggung dan Penerima Manfaat (jika ada).
  • Surat Keterangan Kepolisian (BAP) asli jika tertanggung meninggal karena kecelakaan.
  • Polis Asli, dan dokumen-dokumen lain yang dianggap perlu oleh Prudential.


Saat mau mengajukan klaim asuransi dan ternyata agen anda tidak dapat mengurus semua karena misalnya sedang tidak berada di lokasi anda atau sedang ada undzur lain, maka anda bisa langsung menghubungi nomor telepon Manager Agen Anda di Polis. Atau, Anda juga bisa langsung menghubungi perusahaan asuransi tersebut. Silahkan lihat nomor kontak perusahaan di Polis asuransi yang anda miliki.

Kebanyakan perusahaan asuransi ternama memiliki beberapa orang yang dipekerjakan di rumah sakit guna membantu para nasabah asuransi ketika mau mengajukan klaim.  Dan juga ada para agen asuransi yg memang sudh berkomitmen dengan temannya untuk membantu pengajuan klaim jika salah satu dr mereka sedang dalam keadaan sibuk atau darurat sehingga tidak dapat mennguruskan sendiri. Maka teman agen tadi akan jadi pengganti untuk mengurus proses pengajuan klaim asuransi anda.

Nah, itulah penjelasan tentang prosedur cara mengajukan klaim asuransi untuk anda yang masih belum paham benar tentang bahasan kali ini. semoga semua informasi yang kami berikan kali ini bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel